Jumat, 03 Januari 2014

Donat Kentang..

Hari Minggu ngepasi jatahnya libur, its time for " membabubutaah ". Ladang amal menanti, maaakkk..ayooo.,ayooo... Yah gawean rutin2 aja siih, cuman kalau hari kerja kan dikerjakke sak geleme.. hahaha.. yaaiiyyadooong.. kan kudu spare tenaga buat nguli juga. 

Buat reward atas kegiatan hari krida ini, aku emang udah niat banget mau bikin donat kentang #berdoa kenceng supaya adonannya ngembang kaya bodikyuuh.. #peluk diri sendiriii.. Bahannya siih udah ada dari kapan bulan, beli tepung donat mix yang tinggal cemplung2 ke baskom, tinggal nambahin kuning telur sebiji plus air es 100ml.  Sinambi nunggu bilasan terakhir kelar ( kan lagi membabubutah.. ) adonan aku uleni sampe kalis sesuai petunyuk di resep yang ditulisin di kemasannya.

donat kentangkuu...
Dan rasanya aku suka.. meski mungkin tampilannya ga menarik bararblass, tapi enak..empuk daaann ga terlalu manis, jadi kalau mau dikasih topping, ga bikin enek. oiyaa.. yang bulet2 itu aku isi pake abon sapi, manis gurih.. @ciap2 ngeteh sore..

Aku ga bisa share reseprnya, karena aku pakai tepung siap saji yang udah komplit, tinggal nambahi telur sama air aja. Diuleni sampai kalis.... tunggu sampai ngembang 2x lipat, dibentuk, diemin lagi.. baru deehh digoreng dalam minyak yang banyak sampai matang, sambil dibolak- balik tentunya.

Sup Iga Sapi..

Makanan berkuah yang sering disatroni selain soto atau bakso, sup iga sapi menjadi pilihan yang favorit juga. Karena lumayan sering beli, lama-lama kalo diitung-itung kok boros juga yaa.. #otak emak-emak muterrr..

Daripada jajan terus, akhirnya lebih baik bikin sendiri. Lebih irit dan temtuuuh porsinya boleh nambah sepuasnya. Kalau mau bikin sup iga versi aku, boleh kok dicontek..

Sup Iga Sapi..... 


Bahan-bahan :

1 kg iga sapi yang sudah dicuci bersih.
1/4 kg wortel ( buat kaldu dan isian )
1/4 kg kentang ( buat kaldu dan isian )
daun bawang dan seledri Sebagian diikat, sebagian lagi dipotong-potong

Bumbu-bumbu :

5-7 siung bawang putih digeprak
1 buah bawang bombay belah jadi 4
1 sdt merica bubuk
garam
gula pasir

Pelengkap :

Bawang merah goreng
Tomat dipotong-potong
Sambel rawit hijau
Jeruk Nipis

resep ori by tamie.tjokto@gmail.com




Mengapa ada TJOKRO di belakang namaku..??

Bukan bermaksud untuk sok-sokan atau gegayaan, kalau boleh dan gak harus ribet-ribet ria, pingin banget nama bapak (alm) itu ada juga terselip di belakang namaku. Ga meminta nama yang puanjaaang atau yang lagi ngetrend juga sih.. yang penting ada nama bapak, bukan nama orang lain, meski nama suami sekalipun.

Setelah beberapa kali liat artikel, blog, ataupun dengerin tauziah, mengapa aku memilih menisbatkan nama bapak di belakang namaku ?? Jawabannya karena ini sebagai bentuk rasa hormatku  dan sayangku kepada beliau.  Mengapa bukan nama suami? Naah ternyata menisbatkan nama suami di belakang nama kita itu diharamkan dalam Islam, kepercayaan yang aku anut.

Kira-kira kurang lebihnya begini penjelasan yang aku baca :

Dalam ajaran Islam seorang istri tidak boleh menambahkan nama suaminya atau nama keluarga suaminya yang terakhir setelah namanya sebagaimana banyak terjadi kepada non-muslim berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari (3508) bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

لَيْسَ مِنْ رَجُلٍ ادَّعَى لِغَيْرِ أَبِيهِ وَهُوَ يَعْلَمُهُ إِلَّا كَفَرَ ، وَمَنْ ادَّعَى قَوْمًا لَيْسَ لَهُ فِيهِمْ – أي نسب - فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنْ النَّارِ
Artinya: (tidaklah seseorang mendakwakan kepada selain ayahnya sedangkan dia mengetahuinya kecuali dia telah kafir, barangsiapa yang mendakwakan kepada suatu kaum sedangkan dia tidak memiliki nasab dari mereka, maka hendaklah dia memesan tempatnya dalam neraka).


وقال صلى الله عليه وسلم : ( مَنْ انْتَسَبَ إِلَى غَيْرِ أَبِيهِ .. فَعَلَيْهِ لَعْنَةُ اللَّهِ وَالْمَلائِكَةِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ ) رواه ابن ماجة (2599) وصححه الألباني في صحيح الجامع (6104

Dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: (Barangsiapa yang menisbatkan dirinya kepada selain ayahnya, maka baginya laknat Allah, para malaikat dan manusia seluruhnya)
 HR Ibnu Majah(2599) dan dishahihkan oleh Syeikh Al-Albani dalam Shahihul Jami’ (6104).

Dalam dua hadits diatas ada ancaman keras bagi yang mengganti nama ayahnya atau keluarganya dan menisbatkan dirinya kepada keluarga atau kaum yang bukan asalnya.
Disamping itu perbuatan ini juga merupakan tasyabuh (menyerupai) orang-orang kafir, karena tradisi yang tercela ini tidak pernah dikenal kecuali dari mereka, dan dari merekalah sebagian kaum muslimin yang awam mengadopsinya.
Dalam perbuatan itu juga ada unsur pengingkaran seorang wanita kepada keluarganya dimana hal itu bertentangan dengan sifat kebajikan, ihsan dan akhlak yang mulia.

- See more at: http://www.voa-islam.com/read/konsultasi-agama/2010/08/19/9326/hukum-menambah-nama-suami-di-belakang-istri/#sthash.Wh8rYHj1.dpuf

Sumber : VOA-Islam.com

Dengan tidak bermaksud untuk menggurui, karena aku  sedang belajar, masih jauuuuhhh dari kata pandai urusan agama. Kalau masih ada yang kurang baik dan kita ( ???? ), yaa aku tepatnya,  masih diberi kesempatan untuk memperbaikinya.. apa salahnya...??

#selfreminder